Koin Keadilan Membawa Berkah

Rame-rame di Posko Keadilan di Langsat rupanya membawa berkah tersendiri bagi sebagian orang. Contohnya adalah seorang bocah pemulung yang memanen banyak kardus, kaleng minuman, dan berbagai benda yang bisa diambilnya dari tempat sampah.

Bocah pemulung yang sedang "panen" di Langsat

Bocah pemulung yang sedang "panen" di Langsat

Kardus, kaleng, celengan, botol minuman, merupakan benda-benda yang dicari oleh para pemulung. Di tempat sampah posko, benda-benda itu teronggok sangat banyak. Simbiosis mutalisme pun terjadi, bocah pemulung mendapat rezeki, tempat sampah Langsat pun kosong dan kembali bersih.

Ketika menemukan koin-koin yang mungkin tercecer di dalam kaleng atau celengan, si bocah pemulung pun melemparkan koin itu kembali ke area perhitungan. Tidak ada maksud untuk mengambilnya, meski si bocah berkesempatan. Si bocah pun mendapat sekotak nasi dari posko. Terima kasih, nak!

Beberapa kali anak itu menolak dikasih mealbox, dengan alasan sudah mendapatkan dari kaisan (boks yang masih ada sisa isi). Akhirnya ketika dini hari dia kembali, dia “dipaksa” untuk membawa pulang lebih dari satu kotak santapan, untuk keluarganya.

Bila kita menanam kebaikan, maka yang akan dipetik pun adalah kebaikan. Salam koin!

Foto: Tweetphoto Pamantyo.

Free Prita:
  • Print
  • Facebook
  • Google Bookmarks
  • Ping.fm
  • Tumblr
  • Twitter
This entry was posted in Kisah. Bookmark the permalink. Post a comment or leave a trackback: Trackback URL.

5 Comments

  1. Posted 16/12/2009 at 13.46.47 | Permalink

    hidup pemulung!

  2. Posted 16/12/2009 at 14.04.40 | Permalink

    Wah.. terharu.. kamu jujur ya nak.. Semangat para penghitung koin!! Huhu, maap belum bisa bantu2 ngitungin koin.. *terbujurdirumahkarenasakit*

  3. Posted 16/12/2009 at 15.10.14 | Permalink

    horeeee

  4. admin
    Posted 16/12/2009 at 15.43.06 | Permalink

    Baiklah saya luruskan. Beberapa kali anak itu menolak dikasih mealbox, dengan alasan sudah mendapatkan dari kaisan (boks yang masih ada sisa isi). Bulik Ve juga tahu. Akhirnya ketika dini hari dia kembali, dia “dipaksa” untuk membawa pulang lebih dari satu kotak santapan, untuk keluarganya.

    • zam
      Posted 16/12/2009 at 16.18.47 | Permalink

      terima kasih ralatnya, paman!

One Trackback

  1. By Soviet on 09/06/2010 at 04.06.05

    http://rel” rel=”nofollow”>Хм…..…

    Ссылки как то непонятно отображаются…

Post a Comment

Your email is never published nor shared. Required fields are marked *

*
*

You may use these HTML tags and attributes: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <strike> <strong>

  • Kumpulkan Koin Anda



    JNE membantu pengiriman koin dari luar Jakarta secara gratis.

    Ingin menggenapi pembayaran ganti rugi Rp 204 juta dengan koin? Bukan mencari sensasi apalagi berniat memecahkan rekor. Ini adalah cara kita menyampaikan pesan tentang rasa keadilan yang terlukai.

    Lagu Maju Terus Mbak Prita

  • Categories

  • Archives

  • Sodoran solusi

    Terhadap "Sejumlah Soal dalam Pengumpulan Koin", beberapa kawan memberikan saran dan solusi. Intinya: sumbangan tidak harus berupa koin tetapi nanti bisa dikonversi ke koin. Lihat di sini.