Koin Kembalian Belanja

koin rereKaca meja penerima tamu di Langsat itu terlalu tinggi bagi Rere, bocah perempuan kelas dua SD Gunung 3 Pagi  Jakarta Selatan, untuk menuliskan nama. Untunglah masih ada sisa alas tulis di tempat yang lebih rendah. Dia datang membawa koin yang terbungkus serbet dapur. “Ini uang kembalian belanja di rumah,” katanya. Dia datang sepulang sekolah, diantar opanya. “Itu serbetnya diminta lagi,” kata sang opa mengingatkan cucunya.

© Foto: ndaru | publikana.com

Free Prita:
  • Print
  • Facebook
  • Google Bookmarks
  • Ping.fm
  • Tumblr
  • Twitter
This entry was posted in Kisah and tagged , . Bookmark the permalink. Post a comment or leave a trackback: Trackback URL.

One Comment

  1. Posted 12/12/2009 at 19.45.00 | Permalink

    mmm…touching my heart

Post a Comment

Your email is never published nor shared. Required fields are marked *

*
*

You may use these HTML tags and attributes: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <strike> <strong>

  • Kumpulkan Koin Anda



    JNE membantu pengiriman koin dari luar Jakarta secara gratis.

    Ingin menggenapi pembayaran ganti rugi Rp 204 juta dengan koin? Bukan mencari sensasi apalagi berniat memecahkan rekor. Ini adalah cara kita menyampaikan pesan tentang rasa keadilan yang terlukai.

    Lagu Maju Terus Mbak Prita

  • Categories

  • Archives

  • Sodoran solusi

    Terhadap "Sejumlah Soal dalam Pengumpulan Koin", beberapa kawan memberikan saran dan solusi. Intinya: sumbangan tidak harus berupa koin tetapi nanti bisa dikonversi ke koin. Lihat di sini.