Solo (ANTARA News) – Mahasiswa Fakultas Ilmu Komunikasi dan Informatika Universitas Muhammadiyah Surakarta dan anggota organisasi massa Republik Aeng-aeng mengumpulkan uang koin sebagai wujud solidaritas kepada Prita Mulyasari.
Mereka menggalang bantuan dari para pengguna jalan tersebut dan beroleh simpati luasa sejumlah pelaku usaha itu, seperti Bank Perkreditan Rakyat (BPR) Sukodono yang berada tidak jauh dari lokasi aksi, jmemberikan pecahan Rp25 sejumlah Rp25.000.
“Kami menolak masyarakat yang memberikan uang kertas. Aksi ini hanya bertujuan mengumpulkan uang koin sebagai wujud solidaritas kami untuk Prita,” kata salah satu peserta aksi tersebut, Mayor Haristanto.»» Selengkapnya




4 Comments
saya memberikan saran agar jumlah receh yg terkumpul setiap hari di update.agar tidak terjadi penyimpangan..
saya juga turut prihatin atas kejadian ibu prita, padahal sudah jelas2 beliau ceritakan kronologisnya, namun apa daya..
btw… setelah koin-koin terkumpul banyak rencananya mau di kemanakan ya??
* Pengumpulan dukungan dana setelah tanggal 14 masih tetap bisa dilakukan dengan cara lain, misalnya dengan menyerahkannya pada rekening yang juga akan diumumkan nanti.
* Pelaporan dari hasil koin yang diterima akan dilakukan selambat-lambatnya pada tanggal 17 Desember 2009, sambil tetap melakukan pelaporan harian dari berbagai posko yang akan diupdate melalui situs ini.
* Penyerahan dana ke Prita, baik tempat dan waktunya akan didiskusikan kemudian, ikuti terus infonya di situs ini.
lebih lengkap dapat dibaca di http://koinkeadilan.com/2009/12/07/hasil-meeting-malam-ini-0712/
Sebaiknya kalo memang uang logam itu benar-benar diserahkan ke rumah sakit OMNI tidak usah dipisah-pisah dengan jumlah sekantong sekian, campur aduk saja sepeti-sepeti biar dihitung sendiri..OCE????