<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
		>
<channel>
	<title>Comments on: Uang Itu Disisihkan oleh Para Pemulung&#8230;</title>
	<atom:link href="http://koinkeadilan.com/2009/12/07/uang-itu-disisihkan-oleh-para-pemulung/feed/" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>http://koinkeadilan.com/2009/12/07/uang-itu-disisihkan-oleh-para-pemulung/</link>
	<description>ketika keadilan direcehkan, kita pun mengumpulkan receh</description>
	<lastBuildDate>Tue, 13 Dec 2011 17:22:24 +0700</lastBuildDate>
	
	<sy:updatePeriod>hourly</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>1</sy:updateFrequency>
		<item>
		<title>By: Makna 2,5 Ton Uang Receh Untuk Omni bahtiarhs.net in Breaking News &#124; bahtiarhs.net</title>
		<link>http://koinkeadilan.com/2009/12/07/uang-itu-disisihkan-oleh-para-pemulung/comment-page-1/#comment-221</link>
		<dc:creator>Makna 2,5 Ton Uang Receh Untuk Omni bahtiarhs.net in Breaking News &#124; bahtiarhs.net</dc:creator>
		<pubDate>Tue, 08 Dec 2009 16:14:21 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://koinkeadilan.com/?p=223#comment-221</guid>
		<description>[...] Coba perhatikan! Koin-koin itu disumbangkan oleh segenap lapisan masyarakat; dari pejabat hingga rakyat kecil seperti pemulung yang bersimpati pada kasus yang menimpa Prita, dari anak-anak TK-SD hingga DPR, dari orang-orang [...]</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>[...] Coba perhatikan! Koin-koin itu disumbangkan oleh segenap lapisan masyarakat; dari pejabat hingga rakyat kecil seperti pemulung yang bersimpati pada kasus yang menimpa Prita, dari anak-anak TK-SD hingga DPR, dari orang-orang [...]</p>
]]></content:encoded>
	</item>
	<item>
		<title>By: Ega Yuliandari</title>
		<link>http://koinkeadilan.com/2009/12/07/uang-itu-disisihkan-oleh-para-pemulung/comment-page-1/#comment-205</link>
		<dc:creator>Ega Yuliandari</dc:creator>
		<pubDate>Tue, 08 Dec 2009 08:46:22 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://koinkeadilan.com/?p=223#comment-205</guid>
		<description>Saya dan teman2 sedang mengumpulkan koin untuk dukung gerakan ini. Batas waktu pengumpulannya sampai kapan ya????</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>Saya dan teman2 sedang mengumpulkan koin untuk dukung gerakan ini. Batas waktu pengumpulannya sampai kapan ya????</p>
]]></content:encoded>
	</item>
	<item>
		<title>By: eka dirgantara</title>
		<link>http://koinkeadilan.com/2009/12/07/uang-itu-disisihkan-oleh-para-pemulung/comment-page-1/#comment-198</link>
		<dc:creator>eka dirgantara</dc:creator>
		<pubDate>Tue, 08 Dec 2009 06:19:43 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://koinkeadilan.com/?p=223#comment-198</guid>
		<description>merinding,  terharu melihat perjuangan mereka....KITA BISA KAWAN!!!!</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>merinding,  terharu melihat perjuangan mereka&#8230;.KITA BISA KAWAN!!!!</p>
]]></content:encoded>
	</item>
	<item>
		<title>By: karodalnet</title>
		<link>http://koinkeadilan.com/2009/12/07/uang-itu-disisihkan-oleh-para-pemulung/comment-page-1/#comment-179</link>
		<dc:creator>karodalnet</dc:creator>
		<pubDate>Tue, 08 Dec 2009 03:14:11 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://koinkeadilan.com/?p=223#comment-179</guid>
		<description>salut kepada komunitas pemulung, gw sampai nangis baca berita ini....</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>salut kepada komunitas pemulung, gw sampai nangis baca berita ini&#8230;.</p>
]]></content:encoded>
	</item>
	<item>
		<title>By: ainur rofiq</title>
		<link>http://koinkeadilan.com/2009/12/07/uang-itu-disisihkan-oleh-para-pemulung/comment-page-1/#comment-177</link>
		<dc:creator>ainur rofiq</dc:creator>
		<pubDate>Tue, 08 Dec 2009 03:07:55 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://koinkeadilan.com/?p=223#comment-177</guid>
		<description>Subhanalloh... salut kepada para pemulung.....
hatinya tergerak untuk membantu Prita....
*dibalik itu semua... karena egonya, justru omni mencoreng nama baiknya sendiri....

mengutip komentar rekan :

Kalau kita baca Surat Pembaca di setiap media media masa, banyak kan kita temukan konsumen yang mengeluh terhadap layanan yang diterima. Lalu kenapa bu Prita saja yang melakukan keluhan dengan memberitahukan kawan kawannya via e-mail kena hukuman bukannya ia yang dibela. Kalau mau adil (terlepas bahwa mengeluarkan pendapat akibat perbuatan yang tidak menyenangkan) maka semua orang yang pernah mengeluh di media masa juga harus kena tindakan.

Dari kasus surat pembaca tersebut, banyak pihak terkait yang meminta maaf kepada konsumennya terhadap layanan yang telah diberikan. Dan permintaan maaf ini justru menimbulkan rasa hormat konsumen dan pembaca lainnya. Permintaan maaf pemberi layanan bukanlah sesuatu yagn hina, tapi menandakan jauhnya sifat arogan dari pelakuknya. Yang anehnya lagi, koq malah bu Prita yagn disuruh minta maaf.

Kalau memang penyebaran informasi lewat internet di masalahkan, maka semua orang yang ikut menyebarkan seharusnya dipanggil. Biar penuh deh tuh pengadilan.

sumber kutipan : http://koinkeadilan.com/2009/12/07/bebaskan-prita-demi-hukum/#comment-172</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>Subhanalloh&#8230; salut kepada para pemulung&#8230;..<br />
hatinya tergerak untuk membantu Prita&#8230;.<br />
*dibalik itu semua&#8230; karena egonya, justru omni mencoreng nama baiknya sendiri&#8230;.</p>
<p>mengutip komentar rekan :</p>
<p>Kalau kita baca Surat Pembaca di setiap media media masa, banyak kan kita temukan konsumen yang mengeluh terhadap layanan yang diterima. Lalu kenapa bu Prita saja yang melakukan keluhan dengan memberitahukan kawan kawannya via e-mail kena hukuman bukannya ia yang dibela. Kalau mau adil (terlepas bahwa mengeluarkan pendapat akibat perbuatan yang tidak menyenangkan) maka semua orang yang pernah mengeluh di media masa juga harus kena tindakan.</p>
<p>Dari kasus surat pembaca tersebut, banyak pihak terkait yang meminta maaf kepada konsumennya terhadap layanan yang telah diberikan. Dan permintaan maaf ini justru menimbulkan rasa hormat konsumen dan pembaca lainnya. Permintaan maaf pemberi layanan bukanlah sesuatu yagn hina, tapi menandakan jauhnya sifat arogan dari pelakuknya. Yang anehnya lagi, koq malah bu Prita yagn disuruh minta maaf.</p>
<p>Kalau memang penyebaran informasi lewat internet di masalahkan, maka semua orang yang ikut menyebarkan seharusnya dipanggil. Biar penuh deh tuh pengadilan.</p>
<p>sumber kutipan : <a href="http://koinkeadilan.com/2009/12/07/bebaskan-prita-demi-hukum/#comment-172" rel="nofollow">http://koinkeadilan.com/2009/12/07/bebaskan-prita-demi-hukum/#comment-172</a></p>
]]></content:encoded>
	</item>
	<item>
		<title>By: ainur rofiq</title>
		<link>http://koinkeadilan.com/2009/12/07/uang-itu-disisihkan-oleh-para-pemulung/comment-page-1/#comment-176</link>
		<dc:creator>ainur rofiq</dc:creator>
		<pubDate>Tue, 08 Dec 2009 03:07:34 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://koinkeadilan.com/?p=223#comment-176</guid>
		<description>Subhanalloh... salut kepada para pemulung.....
hatinya tergerak untuk membantu Prita....
*dibalik itu semua... karena egonya, justru omni mencoreng nama baiknya sendiri....

mengutip komentar rekan :

Kalau kita baca Surat Pembaca di setiap media media masa, banyak kan kita temukan konsumen yang mengeluh terhadap layanan yang diterima. Lalu kenapa bu Prita saja yang melakukan keluhan dengan memberitahukan kawan kawannya via e-mail kena hukuman bukannya ia yang dibela. Kalau mau adil (terlepas bahwa mengeluarkan pendapat akibat perbuatan yang tidak menyenangkan) maka semua orang yang pernah mengeluh di media masa juga harus kena tindakan.

Dari kasus surat pembaca tersebut, banyak pihak terkait yang meminta maaf kepada konsumennya terhadap layanan yang telah diberikan. Dan permintaan maaf ini justru menimbulkan rasa hormat konsumen dan pembaca lainnya. Permintaan maaf pemberi layanan bukanlah sesuatu yagn hina, tapi menandakan jauhnya sifat arogan dari pelakuknya. Yang anehnya lagu, koq malah bu Prita yagn disuruh minta maaf.

Kalau memang penyebaran informasi lewat internet di masalahkan, maka semua orang yang ikut menyebarkan seharusnya dipanggil. Biar penuh deh tuh pengadilan.

sumber kutipan : http://koinkeadilan.com/2009/12/07/bebaskan-prita-demi-hukum/#comment-172</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>Subhanalloh&#8230; salut kepada para pemulung&#8230;..<br />
hatinya tergerak untuk membantu Prita&#8230;.<br />
*dibalik itu semua&#8230; karena egonya, justru omni mencoreng nama baiknya sendiri&#8230;.</p>
<p>mengutip komentar rekan :</p>
<p>Kalau kita baca Surat Pembaca di setiap media media masa, banyak kan kita temukan konsumen yang mengeluh terhadap layanan yang diterima. Lalu kenapa bu Prita saja yang melakukan keluhan dengan memberitahukan kawan kawannya via e-mail kena hukuman bukannya ia yang dibela. Kalau mau adil (terlepas bahwa mengeluarkan pendapat akibat perbuatan yang tidak menyenangkan) maka semua orang yang pernah mengeluh di media masa juga harus kena tindakan.</p>
<p>Dari kasus surat pembaca tersebut, banyak pihak terkait yang meminta maaf kepada konsumennya terhadap layanan yang telah diberikan. Dan permintaan maaf ini justru menimbulkan rasa hormat konsumen dan pembaca lainnya. Permintaan maaf pemberi layanan bukanlah sesuatu yagn hina, tapi menandakan jauhnya sifat arogan dari pelakuknya. Yang anehnya lagu, koq malah bu Prita yagn disuruh minta maaf.</p>
<p>Kalau memang penyebaran informasi lewat internet di masalahkan, maka semua orang yang ikut menyebarkan seharusnya dipanggil. Biar penuh deh tuh pengadilan.</p>
<p>sumber kutipan : <a href="http://koinkeadilan.com/2009/12/07/bebaskan-prita-demi-hukum/#comment-172" rel="nofollow">http://koinkeadilan.com/2009/12/07/bebaskan-prita-demi-hukum/#comment-172</a></p>
]]></content:encoded>
	</item>
</channel>
</rss>

